Kamis, 18 Juni 2015

Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Anak Tanpa Obat

Halo mom, melihat si kecil kesulitan bernapas karena hidung tersumbat akibat pilek pasti sedih ya mom. Si kecil jadi rewel, susah bernapas hingga susah tidur. Sebagai seorang ibu, mommy harus segera tanggap untuk membantu mengatasi hidung tersumbat si kecil. Berikut cara-cara yang mommy bisa lakukan secara mandiri :

  • Mengatur Posisi Tidur : Posisi tidur dengan kepala agak tinggi akan membantu si kecil melegakan pernapasannya. Apabila hidung kiri yang tersumbat, si kecil sebaiknya tidur miring ke kanan. Begitu pula sebaliknya jika hidung kanan yang tersumbat, si kecil sebaiknya tidur dengan posisi miring ke kiri.
  • Penguapan atau Inhalasi secara Alami : Sediakan baskom atau ember kecil yang berisi air panas, kemudian teteskan beberapa tetes minyak telon atau minyak kayu putih. Biarkan si kecil menghirup uap dari air tersebut dengan menggendong si kecil dengan membantunya untuk telungkup pada kedua tangan mommy dan posisi wajah si kecil berada di atas ember yang berisi air hangat.
  • Berikan Kehangatan Pada Tubuh Si Kecil : Pada saat si kecil mengalami hidung tersumbat, sebaiknya kehangatan tubuh tetap di jaga. Dengan cara mandi dengan air hangat, menjemur di bawah sinar matahari, serta mengoleskan minyak telon atau minyak kayu putih pada area dada, punggung, serta perut dengan disertai pijatan yang lembut. 
  • Gunakan Larutan Garam : Dengan bantuan pipet teteskan 2 atau 3 tetes larutan garam ke dalam hidung si kecil lalu diamkan beberapa menit maka lendir di hidung akan melunak dan hidung tersumbat pada bayi dapat teratasi. Di saat lendir melunak, mommy bisa menghisap lendir dengan menggunakan alat yang disebut aspirator. Lakukan sebelum makan dan sebelum tidur. Hati-hati saat menggunakan larutam garam ini, sebaiknya mommy membeli di apotek agar sesuai dengan takaran yang tepat. Sebaiknya untuk mommy baru, meminta bantuan orangtua yang telah berpengalaman melakukan hal ini. 
Be a smart mom :) 

Selasa, 16 Juni 2015

Hati-Hati Si Kecil Terinfeksi Jamur

Mom, bukan hanya orang dewasa yang dapat terinfeksi jamur, si kecil juga bisa terinfeksi jamur lho mom. Si kecil malah lebih mudah terinfeksi jamur mom, karena  kulit bayi terutama bayi prematur memiliki kulit yang lebih halus dan tipis. Si kecil yang bertubuh gemuk ternyata lebih berisiko terinfeksi jamur dikarenakan lebih banyak terdapat lipatan dan lebih mudah berkeringat terutama pada negara kita yang beriklim tropis. Infeksi jamur biasanya mengenai lipatan-lipatan dan daerah yang lembab seperti lipatan paha, selangkangan, bokong, ketiak, dan lainnya.


Infeksi jamur bisa timbul pada beberapa anak dikarenakan faktor bawaan. Para ahli menduga keringat anak lebih banyak mengandung lemak sehingga mudah terkena infeksi. Selain itu bisa disebabkan dari faktor seperti suhu, kelembaban, kebersihan kulit, dsb. Pada bayi infeksi jamur lebih sering disebabkan karena eksim popok. Eksim popok yaitu infeksi kulit pada bagian yang tertutup popok, biasanya timbul ruam, gelembung atau lecet, kemerahan dan gatal sehingga peradangan inilah yang menyebabkan infeksi. 


Supaya si kecil terhindar dari infeksi jamur, mommy sebaiknya menjaga kebersihan kulit si kecil terutama pada daerah lipatan kulit. Pastikan kulit tetap bersih dan kering serta rutin mengganti pakaian jika dirasa telah basah karena si kecil berkeringat. Sebaiknnya mommy memilih pakaian berbahan dasar katun yang menyerap keringat. Bersihkan daerah bokong dan rutin mengganti diapers untuk si kecil (jika di rumah, sebaiknya mommy tidak mempergunakan diapers sehingga bokong tidak menjadi lembab). :)




Minggu, 14 Juni 2015

Cara Membersihkan Telinga Anak

Mommy, kali ini tante Ina akan membahas mengenai kebersihan telinga pada si kecil. Sebenarnya kotoran telinga ini ada gunanya lho mom, yaitu sebagai pertahanan untuk benda-benda asing yang tidak sengaja untuk masuk ke telinga seperti binatang kecil, semut, dsb. Kotoran telinga kita memang akan keluar dengan sendirinya  terutama saat si kecil mengunyah tanpa harus dibersihkan.Namun bukan berarti kita tidak perlu membersihkan telinga si kecil. Ini tips untuk membersihkan telinga dari tante Ina :

  • Bersihkan secara rutin telinga si kecil terutama saat mandi supaya kotoran tidak mengeras. 
  • Pergunakan kain lembut atau kasa yang lembab dengan air hangat untuk membersihkan kototran telinga dan sel-sel mati di telinga yang berada pada daun telinga serta di lipatan telinga. Bila mommy menggunakan minyak esensial untuk membersihkan telinga seperti baby oil, tidak dianjurkan untuk mommy meneteskan langsung ke dalam telinga, walau diketahui baby oil dipergunakan untuk melunakkan kotoran.  
  • Bila mommy menggunakan cotton bud, gunakan hanya pada telinga bagian luar. Jika terlalu dalam, kotoran telingan dapat terdorong ke bagian dalam dan akhirnya mengganggu pendengaran. 
 Sekian tips tante Ina, tetap jadi mommy kebanggan si kecil ya mom :)

Selasa, 12 Mei 2015

Mengenal Sindrom Kematian Bayi Mendadak (Sudden Infant Death Syndrome-SIDS)

Mom, pernah dengar cerita bayi yang sehat pergi tidur namun tanpa diketahui penyebabnya tidak pernah bangun kembali? Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau di masyarakat kita lebih dikenal dengan sindrom kematian bayi mendadak merupakan suatu penyebab kematian bayi di bawah 1 tahun terutama usia 2 - 4 bulan. Hingga saat ini penyebab SIDS pun belum diketahui meskipun ada yang mengatakan bahwa faktor genetik merupakan salah satu penyebab sindrom ini.

Beberapa bayi lebih memiliki resiko SIDS seperti bayi yang lahir prematur (kurang dari 37 minggu), bayi yang berat badannya kurang ketika dilahirkan (<2500 gram), bayi laki-laki memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan bayi perempuan walaupun belum ada penelitian yang membuktikan hubungan gender dengan SIDS.

Mom, SIDS memang masih belum diketahui penyebabnya, namun bukan berarti tidak bisa dicegah. Berikut cara pencegahannya :

  • Tidurkan bayi dengan terlentang merupakan hal terpenting yang dapat dilakukan untuk menjaga si kecil. Bayi yang tertidur secara tengkurap lebih berisiko tinggi SIDS karena kemungkinan besar si kecil tidak dapat bernapas dengan leluasa dan kebutuhan oksigen menjadi berkurang. Hindari pula menidurkan bayi dengan posisi miring, karena jika tidak dalam pengawasan, si kecil dapat berubah posisi menjadi tengkurap. 
  • Ibu yang merokok semasa kehamilan memiliki risiko lebih tinggi untuk bayi. Oleh karena itu, hindari lingkungan merokok pada bayi baik semasa kehamilan ataupun setelah bayi lahir.
  • Pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan risiko SIDS. Bayi yang diberikan asi memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi dan lebih sering bangun untuk menyusu.
  • Jauhkan tempat tidur bayi dari banyak mainan, selimut, ataupun bantal-bantal yang dapat menutup hidungnya. 
  • Tidur di ruangan yang sama dengan bayi, namun disarankan untuk tidak tidur satu ranjang. Berbagi tempat tidur dapat berisiko bayi tertindih tanpa disadari. 
Sekilas mengenai SIDS ya mom, be a smart mom :)

Selasa, 14 April 2015

Untuk Mommy : Pendidikan Menstruasi Untuk Anak yang Beranjak Remaja

Mom, tidak terasa akhirnya si kecil akan menjadi seorang gadis ya. Pastinya ia akan mengalami yang namanya menstruasi. Sudah siapkah mommy untuk menjelaskan pendidikan menstruasi ke anak? Gadis remaja sebaiknya dipersiapkan sejak dini untuk diberikan pendidikan mengenai menstruasi. Kurangnya pengetahuan mengenai menstruasi akan dapat menyebabkan pengertian yang salah mengenai menstruasi. Anak timbul rasa malu dan menganggap dirinya kotor atau bahkan mengganggap menstruasi adalah hukuman dari Tuhan. Sehingga kebersihan terhadap organ intim pun menjadi tidak tepat.

Kapan sebaiknya memberikan pemahaman mengenai menstruasi pada anak saya?
Menstruasi semakin hari datangnya pada seorang remaja semakin dini. Ada yang mulai di usia 9 tahun hingga 14 tahun tergantung dari tubuh anak sendiri, Sebaiknya mommy lebih aktif untuk memberikan informasi kepada si anak daripada anak yang aktif mencari di media televisi atau internet karena dapat memicu otak untuk mengeluarkan hormon seksual.

Apa yang harus saya jelaskan ke anak?
Jelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti mengenai apa itu menstruasi, bagaimana proses menstruasi dan siklus menstruasi, gangguan yang biasa dirasakan saat menstruasi, serta cara membersihkan organ intim saat menstruasi, termasuk apa yang terjadi dan konsekuensi setelah anak mengalami menstruasi.

Mengapa saya harus menjelaskan pendidikan menstruasi pada anak saya?
Memberikan pendidikan menstruasi termasuk proses dan apa yang terjadi stelah anak mengalami menstruasi tidak hanya memberikan pendidikan seks terhadap anak namun dapat pula memberikan pendidikan moral mengenai bagaimana anak menjaga dirinya sendiri. Menstruasi merupakan tanda bahwa anak sudah dapat menghasilkan sel telur dan berpeluang hamil. Sebaiknya mommy juga menjelaskan bahwa wanita yang sudah menghasilkan sel telur dapat dibuahi dengan sel sperma dari seorang pria akan berkembang menjadi bayi. Oleh karenanya, anak perempuan diminta untuk menjaga dirinya sehingga pendidikan mengenai hal ini dapat mencegah terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD).

Bagaimana caranya saya menjelaskan pada anak saya?

  • Lakukan komunikasi dua arah mom, jika anak menanyakan mengenai seks dan menstruasi tanyakan kembali dengan lembut maksudnya. Cari tahu apa yang sudah anak ketahui dan darimana mereka mendapatkan informasinya. Di sini mommy bisa meluruskan atau memperbaiki apabila ada informasi yang salah.
  • Mommy sebaiknya lebih dahulu melakukan diskusi. Beberapa anak mempunyai sifat pemalu dan tertutup. Mommy bisa memanfaatkan momen ketika sedang bersantai bersama kemudian melihat mengenai produk kewanitaan di televisi, atau ketika ada tante yang sedang hamil sebagai awal mula percakapan.
  • Berikan jawaban-jawaban yang dapat dimengerti sesuai dengan umur anak secara jujur. Sebaiknya jujur apabila tidak mengetahui jawaban dari apa yang ditanyakan oleh anak dan mengajak anak untuk mencarinya bersama-sama. Menjawab dengan kebohongan akan membuat anak semakin tertutup mengenai hal ini.
Semoga setelah anak diberikan pemahaman mengenai menstruasi lengkap dengan prosesnya, anak diharapkan memiliki pengetahuan mengenai dirinya serta mampu menjaga dirinya sehingga dapat membentengi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan atau tidak sesuai dengan ajaran agama. :)

Minggu, 12 April 2015

Pemakaian Antibiotik yang Tepat saat Anak Sakit

"Dok, anak saya batuk. Saya minta antibiotik ya"
"Dari kapan anaknya batuk mom?"
"Baru kemarin mom"

Si kecil sakit memang membuat khawatir ya mom. Kadang-kadang mommy suka langsung meminta antibiotik agar si kecil cepat sembuh. Tapi apakah memang benar begitu mom?

Antibiotik adalah obat yang khusus digunakan untuk membunuh bakteri. Penyakit akibat virus tidak perlu menggunakan antibiotik. Pemakaian antibiotik yang salah dan sembarangan akan membunuh bakteri-bakteri baik yang ada dalam tubuh, merusak organ-organ yang belum sempurna, dan dapat pula menyebabkan bakteri bermutasi dan kebal terhadap antibiotik sehingga antibiotik menjadi tidak ampuh untuk membunuh bakteri.

Penggunaan antibiotik yang salah meliputi pemberian antibiotik tanpa adanya infeksi, jumlah dan dosis yang berlebihan, waktu pemberian yang tidak tepat, serta tidak menggunakan antibiotik secara efektif dan efisien. Oleh karena itu mom, jika si kecil sakit dan harus minum antibiotik, antibiotik harus dihabiskan untuk mencegah resistensi antibiotik.

Jadi bagaimana penggunaan antibiotik yang tepat untuk anak?
1. Gunakan antibiotik hanya karena anjuran dokter, jangan mengikuti saran orang lain yang menganjurkan minum antibiotik.
2. Minum antibiotik sesuai dengan resep dokter dan selalu habiskan antibiotik yang diberikan

Pesan dari Tante Ina ya mom, bahwa antibiotik tidak bisa menyembuhkan segala penyakit dan harus digunakan secara tepat. :)

Sabtu, 11 April 2015

Ulas Menstruasi Dini dengan Tante Ina

Dimulai dengan percakapan tentang menstruasi, Tante Ina dalam kesempatan kali ini ingin mengulas tentang menstruasi dini. Dulu masa-masa Tante Ina sekolah, teman-teman perempuan Tante Ina menstuasi lebih banyak di kelas 6 atau usia 12 tahun ke atas. Seiring berlalunya waktu banyak juga nih yang usia di bawah itu bahkan 9 tahun sudah mengalami menstruasi. Kenapa ya? 

Mom,  penyebab dari dalam tubuh yang bisa menyebabkan menstruasi dini pada si cantik adalah ketidakseimbangan hormonal yang dibawa sejak lahir. Selain itu bisa dipicu dari faktor makanan terutama junk food dan makanan bersoda. Lingkungan modern pun juga bisa membuat si cantik mendapatkan menstruasi lebih dini, biasanya yang tinggal di perkotaan lebih cepat dibandingkan di pedesaan. Si Cantik yang kelebihan berat badan lebih beresiko untuk mengalami menstruasi dini karena berkaitan dengan jumlah lemak di dalam tubuh. Lemak dalam tubuh kita memicu dan mempertahankan menstruasi. Lemak ini dihasilkan dari hormon estrogen alias hormon seks perempuan. Nah, menstruasi dini tentunya akan menyebabkan menopause atau masa pensiun menstruasi menjadi lebih dini sehingga hormon estrogen sendiri sudah berkurang atau sudah tidak ada lagi. Padahal mom, hormon estrogen ini berfungsi mencegah serangan jantung dan melindungi tulang, akibatnya si cantik yang menstruasi dini berkemungkinan untuk menopause dini yang akhirnya lebih cepat untuk mengalami gangguan kesehatan yang timbul akibat menopause.

Mommy perlu untuk mengajak si cantik untuk mengubah pola makan agar mencegah berat badan yang berlebih serta menambah kebiasaan berolahraga diharapkan mengurangi risiko menstruasi dini. Dengan hidup sehat dan berpikiran positif, insyaallah anak sehat, mommy senang, dan keluarga bahagia. :)